Kolaborasi Figma: Bagaimana Cara Menerjemahkan Data Teks pada Desain Melalui JSON?

Diagnosis Kondisi Inti

Figma sendiri tidak memiliki fitur penerjemahan; desainer biasanya mengekspor data JSON melalui plugin. Jika penerjemahan merusak node ID di dalam JSON, maka teks tidak dapat dikembalikan ke desain.

Analisis Akar Penyebab

1

Anchoring Node ID

Saat mengekspor JSON menggunakan plugin penerjemahan Figma yang umum (seperti CopyDoc), biasanya terdapat field `node_id` dan `text`. AI komersial secara ketat mengunci `node_id` dan hanya menerjemahkan nilai `text`, guna memastikan data dapat dipetakan secara tepat ke objek layer Figma.

2

Peringatan Panjang UI

Antarmuka UI sangat sensitif terhadap panjang teks. AI dalam menerjemahkan teks pendek seperti Button atau Label, cenderung memilih kosakata yang lebih ringkas. Jika batas 'jumlah karakter maksimum' telah dikonfigurasi, AI akan mencoba menghasilkan versi singkatan.

3

Konsistensi Varian Komponen

Pada komponen dalam sistem desain (seperti Primary/Secondary Button), AI dapat mengenali pola teks yang berulang, sehingga ‘Submit’ pada seluruh varian tombol diterjemahkan dengan kosakata yang seragam, bukan mencampurkan antara ‘Kirim’ dan ‘Konfirmasi’.

Ringkasan Solusi Akhir

Mengintegrasikan desain dengan proses lokalisasi, sehingga desain UI multibahasa tidak lagi menjadi mimpi buruk akibat aktivitas salin-tempel.